8.2.14

masih otw

aku sedang berjalan perlahan
menembus kabut tebal

sepatuku bernama komitmen dan janji kepada tuhan
pakaianku bernama kenangan
tidak kubawa bekal apa apa
hanya sebuah senter bernamakan harapan

kadang senter itu meredup, kadang terang benderang
tapi kakiku terus melangkah perlahan

dan aku, 
sendirian.

tujuanku kemana, seperti apa, kapan tibanya
ga tau juga
tapi dapat dipastikan aku tidak berhenti melangkah

karena aku sudah memulainya
aku harus menyelesaikannya

jadi jika didalam kabut ini kamu minta aku pergi ke suatu arah
katakan padaku, 
bagaimana caranya

jangan hanya jadi suara dari jauh
jalanlah bersamaku
tunjukkan arahnya

jika kamu tidak mampu
janganlah bersuara

ini jalanku
tuhan pembimbingku
jangan khawatir
aku masih mampu.

Tidak ada komentar: