10.7.14

antara Vitrolenta dan Bloodlines

Yak, akhirnya semalam berangkat ke dokter mata!
Dan bad news, dirujuk ke dokter mata khusus yg ahli retina T_______________T
Soalnya disana diperiksa tidak nemu tanda-tanda radang atau apapun, tapi mata kanan ada semacam "lensa cembung" di satu titik yang sama, yang bikin pandangan di titik tersebut "blur" dan mencembung. Jadi andaikata melihat garis lurus, yang masuk di otak garis lurus, O menggantung, lurus lagi. Hmm...

Masih dikasih "petunjuk" kalo diantara dua dokter yang direkomendasiin tersebut meski sama bagusnya, sama seniornya, tetep andaikata disarankan tindakan lebih lanjut semacam laser ato operasi, ada baiknya dikonsultasikan beneran terlebih dahulu... *gambaran daun jatuh di belakang background*

Oke deh, sementara daftar antrian para dokter senior tersebut (yang mana prakteknya di SURABAYA lho, kota yang aku benci itu tuh, mana malem lagi mulai praktek, jam 7. Emang lab buat foto retina buka jam segitu, alamat ga bisa selesai dalam sehari -o- ) diberi resep obat tetes mata "vitrolenta" yang diteteskan 4x sehari.
Dan tau nggak itu obat buat apa, baca di keterangannya; untuk mengatasi KATARAK DINI
huhuhuhuhuhu

Tapi lebih serem lagi bayangin piso menyayat bola mata.
Uda kepikiran yang aneh aneh deh sepanjang perjalanan pulang.
Misal bius lokal apa total ya...
Mata dibuka buat diiris2 gitu, kitanya tetep bisa ngeliat apa enggak ya...
Bayangin lagi dibius tapi bisa melihat SEMUA prosedur operasi, apa gak horor banget tuh...

Belum lagi kata-kata laser, sementara ini tidak memberanikan diri cari info lebih lanjut tentang dua kata tersebut, laser. Kenapa yang kebayang si x-man yang kalo kacamatanya dilepas ngeluarin laser bisa motong segala-galanya itu... *begidik*

Ampun deh..

Dan dikarenakan liat hp buram, liat kompi buram, liat jahitan apalagi.. Jadilah satu-satunya hiburan : tidur.
Eh malemnya ga bisa tidur.
Ya gimana ya, baca buku aja deh..
Berhubung Fever series udah selesai kelima bukunya (spoiler, happy ending kok!!!!! ) baca lagi yang lain, random aja.
Terbukalah sebuah buku, baca bab pertama.... Hmm kok ada beberapa kata khas bange, dan kayak pernah tau nama beberapa tokoh yang dibicarain ya...
Dan setelah abis setengah bab, ealah........ lagi ngomongin cerita di Vampire Academy (serial vampir lainnya yang waktu itu tidak disengaja baca, sampe abis sih hahaha) jadi semacam sekuelnya lah, lanjutan setelah ending vamp.academy dimana (spoiler spoiler spoiler) salah satu tokoh utamanya sukses jadi ratu, satu lagi sukses jadi "pengawal" sang ratu baru a.k.a bestfriendnya, plus sukses bersama pasangan masing-masing (happy ending, masih..) tapi dengan tokoh utama lain, dengan tema "alchemist", bukannya vampir, dhampir, dsb.
Judulnya Bloodlines (series) by Richelle Mead.
ih kenapa covernya model begitu ya :( jelek..

Oke deh. Kayaknya asik nih. Sama kayak waktu baca serial Clockwork Princess yang (sekuel/prasekuel -- ada gitu ya? :p) nya City of Bones series, yang masih belum keluar ya seri terbarunya... -o- Gak nyesel, ibarat baca "lanjutan" dari buku yang pernah kita baca itu sebuah reuni teman lama :') apalagi di clockwork series tadi ceritanya jauh lebih detail, lebih keren. Puas gitu deh :D

End of story, ga kuat baca satu bab, tidur sudah.

bisakah kau bayangkan jadi diriku saat ini, yang semua hobi dan meditasi/terapi/pelarian/stress-relievernya BUTUH MATA SEHAT???? 
T____________________________T

7.7.14

Fever series by Karen Marie Moning


I'm reading this Fever series!

Ga pake referensi apa-apa selain melihat serial ini di goodreads diletakkan di urutan-urutan atas (lupa dengan pasti di tema apa) untuk bacaan di tahun 2013 (eh atau 2012 ya?). Intinya, saya akhirnya baca.

Buku pertamanya, Darkfever. Dengan tokoh utama seorang gadis muda bernama Mac, diceritakan sebagai adik dari dua bersaudara, tipikal perempuan centil yang suka segala sesuatu bewarna pink, rambutnya pirang, kehidupannya biasa-biasa saja. Hingga keluarganya mendapatkan kabar, kakak perempuannya terbunuh dengan brutal di Dublin, tempat si kakak baru pindah untuk melanjutkan kuliah.

Mac berangkat ke Dublin untuk memenuhi panggilan polisi dan sebagainya, namun di hari-hari awal kedatangnnya dia melihat sesosok pria, super cakep gitu deh digambarinnya, namun setelah memperhatikan untuk beberapa waktu sosok pria tersebut berubah, menjadi semacam monster berbentuk manusia, yang kemudian mengubah teman kencan pria tersebut menjadi tua hanya dalam beberapa menit. Ketika fokusnya berkurang, sosok monster tadi kembali menjadi sosok pria biasa.

Jadi dimulailah petualangannya dalam menyelidiki kematian kakaknya di tengah kota yang penuh dengan makhluk dunia lain. Bertemu dengan sesosok pemilik toko buku yang super misterius, Jericho Baron, yang akhirnya "memaksa"nya untuk bekerja sama dalam mencari sebuah buku, yang kemudian ternyata masih berhubungan dengan kematian sang kakak. Masih ada satu lagi Prince of Fae, V'lain yang digambarkan sebagai sesosok makhluk dari kaum Fae, yang memiliki kemampuan memikat manusia khususnya wanita, yang bersaing dengan Baron dalam memenangkan kerja sama Mac dalam mencari buku yang sama. 

Fantasinya masih okelah. Romannya juga gak se"cheesy" kecurigaan yang muncul di buku pertama. Alias, agak dilambung, trus dibanting, hahaha. Jadi memang lebih ke petualangan fantasi mungkin ya. Maaf, terbiasa nge-judge beberapa buku dari sampulnya, dimana kalo di terbitan Gramedia sampulnya masih versi sopan meski tetap ada label "dewasa" alias erotika... -o- Dan di seri yang sedang kubaca ini ada, lupa di buku yang pertama atau kedua, cover yang sejenis... :p

Dan dengan tidak menyesal membaca sesuai urutannya secara berturut-turut. Karena di ending buku keempat, bisa bikin penasaran (hahaha) kalo harus nungguin terbitnya buku kelima.
Butuh spoiler? Email me! hihi

Satu hal yang bikin saya suka banget di buku in adalah, setting toko bukunya!
Imajinasi sudah membentuk setting sendiri di kepala, bayangin, sebuah pintu kayu ala prancis, dengan perpaduan kayu cokelat muda dan kaca, begitu dibuka tampak sebuah ruangan yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan dari luar, ruangan dengan lantai bewarna kayu gelap, kasir di kanan pintu, rak-rak buku menjulang tinggi memenuhi dinding, ada satu set sofa di depan perapian, tangga di pojok kanan ruangan, dan sebagainya,dan sebagainya.
Inilah kerjaan otak saya dikala baca sebuah cerita. Hahaha, bak menyutradarai sebuah film. Kadang lebih parah lagi, imajinasi berasa benar-benar real, percaya gak kalo kadang setting-setting imajiner tersebut bisa sampai beneran didatangi didalam mimpi? :p

Gitu deh.
Serial ini, bisa dibaca ^^

5.7.14

Finished Vamp.Diaries season 5

Akhirnya selesai juga Vampire Diaries season 5.

Kenapa kok pakai kata akhirnya?
Karena yaaaaa, karena dicopy-in suami season 5nya cuman sampe episode 18! Bayangin, ditengah cerita lagi seru serunya, SAMBUNGANNYA GAK ADA!!!
lalalala

Jadilah nonton, yang meski sudah cari contekan di youtube dan teman-temannya, tau banget endingnya menyedihkan *ngelamun galau sebentar..*

Ya, buat mereka yang baca bukunya, lalu lihat serial tvnya, ternyata masih lebih bagus versi tvnya. Bukunya......jelek.....
hahaha
Dan setelah liat serialnya, dimana awalnya si Elena dipasangkan dengan Stevan, di akhir cerita yang diharap malah Elena dengan si Damon yang begitu kerennya ^o^
Dan ending season 5, setelah perjuangan pasangan tersebut akhirnya bisa balik bersama, Damonnya ketinggalan di dunia lain, alias mati duluan...
lalalala

Hayo lho.
Malem2 dibbm suami, lagi ngapain.
"lagi abis mewek liat ending vamp.diaries....."
hiks

Tapi the show must go on.
Lanjut ke Klaus n family ihiy! The Originals season 1 lengkap siap diajak ngedate ^^

Sayang sungguh sayang, diruntun vamp.diaries, breaking bad, originals, n ngeristik di 25ct kapan hari seharian penuh (balas dendam setelah qsnap baru datang) mata kembali kumat..
kalo mata kiri dimeremin ya, mata kanan liat garis lurus, di bagian tengah garis tersebut bisa melengkung ke bawah..... nah lho......... jadi kayak kolam air dilempar benda di tengahnya, mencekung gitu..
Teringat sakit mata kanan yang sama beberapa waktu yang lalu, mata suka silau sendiri seperti lagi difoto dengan blitz menyala meski tidak ada sinar sama sekali... Ke dokter, infeksi dalam katanya. Apa pula...
Masa ini baru beberapa bulan infeksi lagi.
Gak seru abis, lagi penghabisan liburan anak juga, huhuhu, aku kecewaaaaaa.....

Jadilah, ga bisa jahit.
Nyambung garis lurus aja kesusahan, baca epad ga enak, liat kompi ga enak, hape ga enak, tv ga enak, lha terus harus ngapain... T_T
ya sudahlah...
*siap siap duduk manis lanjutin originals*